Some Short Essays

Mira Vitania. 250688. A page for practice towards journalism life
visit my other half : http://www.miravitania.tumblr.com

June 8, 2011 12:45 pm 12:44 pm 12:40 pm 12:39 pm 12:35 pm

askerquestioner

newyorktheater: What country do you live in? Is it Malaysia? Do you get Glee in Malaysia?

No, I live in Indonesia. Yes, we do get Glee here.

April 25, 2011 12:59 pm

Announcement.

Due to the urgent need of having an online portfolio, I have moved all of my short stories here, so from today this tumblelog is specially intended for publishing my short essays and published articles. I hope you are still comfortable with the changes.

I’ll add more posts later.

May 21, 2010 3:14 pm

Ingin, tapi Apa Masih Mungkin?

Benar-benar, deh.

Saya ingin sekali jadi jurnalis. Terutama jurnalis yang menulis artikel-artikel tentang gaya hidup, humaniora, musik, film, seni, budaya atau sekedar menulis kolom tentang pelesir.

Ingin sekali.

Rasanya memang hati saya tertambat di sana. Sedari kecil memang ketika membuka koran (terutama koran hari Minggu), saya melewatkan tajuk utama dan kolom berita bisnis dan politik langsung melompat halaman menuju lembar yang memuat topik-topik yang sudah saya sebut di atas. Dunia itu terasa begitu dekat, sedekat jarak antara alis dan kacamata yang menggantung di atas hidung saya setiap harinya. Dan terasa begitu menggairahkan, hingga rasa-rasanya setiap detak jantung dan desir darah dalam tubuh ini diciptakan untuk mengamati, menikmati dan mengapresiasi hal-hal semacam itu.

Bisa terbayang jelas di kepala saya, jika saya menjadi jurnalis nantinya, sungguh akan mengasyikkan dan tidak membosankan jadinya hidup saya. Dinamis, bebas; seperti layaknya diri saya. Tergambar jelas bagaimana akan menyenangkannya berpergian ke berbagai tempat untuk mencari berita, mendengarkan cerita dari orang-orang asing, mengorek keterangan dan opini target wawancara, berbagi kretek dengan sesama rekan jurnalis…

Ingin sekali. Benar-benar ingin.

Hasrat tak akan bisa berkata palsu. Tapi melihat kemampuan dan kehandalan saya dalam menulis, jujur saya jadi ragu.

Apa benar saya bisa?

Apakah saya benar-benar bisa melakukan ini? Saya, yang suka menunda untuk mulai menulis hingga kadang saya jadi sangat intim dengan tenggat waktu. Yang selalu menyalahkan keringnya sumur inspirasi, padahal memang pengetahuan saya saja yang selebar daun kelor.

Kuncinya memang terus mengasah ketrampilan dan menambah wawasan, namun…

Saya tidak mau bicara omong kosong atau terlalu bertumpu dengan mimpi-mimpi bocah tentang masa depan indah yang sifatnya surealis.

Karena masa depan itu sudah menunggu di depan mata. Dan rasanya sangat nyata, bukan hanya fatamorgana.

(Kontemplasi dini hari pada Sabtu, 22 Mei 2010 pukul 02:11. Labil dasar, malam-malam malah luntang lantung meracau di depan laptop bukannya bikin Tugas Akhir)

May 20, 2010 6:21 am

Tugas Jurnalisme - Resensi Buku

(Tulisan ini merupakan tugas mata kuliah Jurnalisme Sains dan Teknologi yang saya ambil semester ini. Selamat menikmati)

Judul Buku : Perahu Kertas

Penulis : Dewi ‘Dee’ Lestari

Penerbit : Truedee Pustaka Sejati

“Dongeng Kecil Keenan, Kugy dan Radar Neptunus”

Sepasang insan bertemu di suatu masa, kemudian jatuh cinta. Masing-masing menyimpan rapi perasaannya, hingga berbagai rintangan akhirnya memisahkan mereka. Namun, kenyataan pada akhirnya terus menerus membawa mereka untuk bertemu kembali, hingga keduanya tidak mau menunggu lebih lama lagi untuk menutup-nutupi perasaan yang lama mengganjal di hati.

Tipikal cerita cinta seperti ini memang sudah sering sekali dibawakan oleh banyak penulis dalam bentuk novel. Malah kalau boleh dikatakan, plot cerita seperti ini cenderung klise. Mudah ditebak bagaimana kelanjutannya dan bagaimana berakhirnya. Lantas, apa yang membuat novel ini menjadi istimewa?

Read More

6:15 am

Tugas Jurnalisme - Artikel Feature

(Tulisan ini merupakan tugas mata kuliah Jurnalisme Sains dan Teknologi yang saya ambil semester ini. Saya menampilkannya di sini atas permintaan Rhonita Dea Andarini. Nama, tempat, dan hal-hal yang berkaitan disamarkan untuk melindungi kepentingan pihak-pihak tertentu. Selamat menikmati.)

“TMR: Ironi Kecil pada Usaha DVD Bajakan di Bandung Raya”

Ketika saya melangkahkan kaki dan memasuki sebuah jalan perumahan kecil di bilangan utara kota Bandung, rumah mungil bercat kuning itu memang terlihat mencolok dibandingkan rumah-rumah yang ada di sekelilingnya. Dengan huruf-huruf besar berwarna senada yang membentuk tulisan TMR(bukan nama sebenarnya-red.) dan menempel di dinding depan, awalnya saya sedikit heran dan bertanya-tanya tempat apa sebenarnya ini. Setelah mendekat, baru saya tahu bahwa rumah tersebut merupakan tempat penjualan DVD, yang menurut informasi dari salah seorang teman saya adalah merupakan salah satu yang terkenal di kota Bandung.

Read More

December 20, 2009 4:47 pm

High School Never Ends in Glee

Glee Cast

“You’re a shining star, no matter who you are. Shining bright to see, what you can truly be.”

(Shining Star- Earth, Wind and Fire)

No doubt that high school is maybe the most impressive chapter on people lives. It is reflect by the famous quote “high school never ends” that people often used to express their yearning of youth on uniform. High school is times when everything is critical: the existence, the identity searching and the peer pressure; everything is on. This is what Fox (the well-known broadcasting company) tries to wrap on its new TV serials. Packaged in a concept called ‘post-modern musical comedy’, Glee started running the first episode on May 19, 2009 and continued the rest from September 9, 2009.

The first episode is opened by a Spanish teacher at McKinley high school named Will Schuester (played by Matthew Morrison) , who tries to take-over a glee club after its former coach (Sandy Ryeson, played by Stephen Tobolowsky) got himself fired for an inappropriate behavior toward male student. Will was also a member of glee club in his school when he was young, and is willing to restore the glory of McKinley high school glee club which has won the national show choir championship back in 1993. To fulfill his desire to raise the club from its long sleep, Will should face the refusal of principal Figgins (played by Iqbal Theba) to give funding to glee club, and uses his own money instead.  Will is often supported by Emma Pillsbury, the beautiful-petite guidance counselor on McKinley High who also volunteered to be glee club’s chaperone and is pictured to have a crush on Will.  He also goes against Ken Tanaka (played by Patrick Gallagher), the head coach of football team who thinks the glee club is a joke (but Emma is lovely, and often get intimidated by Will-Emma closeness) and Sue Sylvester (played by Jane Lynch), the coach of McKinley famous cheerleader squad “Cheerios” who somehow despises the glee club and later tries to take the club down several times.

Read More